Minggu, 28 November 2010

Indonesia Bisa Alami 8.000 Kali Gempa

Kondisi letak
geografis Indonesia yang berada
pada tiga lempeng yang bergerak
dinamis, mengakibatkan negara
ini sering terjadi gempa bumi dan
dalam setahun bisa mengalami
8.000 kali gempa bumi.
"Indonesia terletak di wilayah ring
of fire pertemuan tiga lempeng
bumi yang bergerak secara
dinamis," ungkap Utusan Khusus
Kepala Unit Kerja Presiden untuk
Pengendalian dan Pengawasan
Pembangunan (UKP4), William
Sabandar, di Makassar, Minggu
(28/11/2010).
Menurutnya, 8.000 gempa bumi
yang terjadi dalam setahun
tersebut memiliki kekuatan di atas
empat skala richter (SR).
Ia mengatakan, pergeseran
lempeng bumi inilah yang
menyebabkan terjadinya gempa
bumi di Indonesia dan juga
disertai dengan gelombang
tsunami seperti yang terjadi di
Aceh, Nias, Mentawai, dan
sejumlah daerah lainnya.
"Selain gempa bumi dengan
kekuatan di atas empat skala
richter, Indonesia juga masih
sering dilanda gempa bumi
dengan kekuatan yang lebih kecil
dengan tingkat intensitas yang
sama," imbuhnya.
"Kondisi geografis yang berada
pada wilayah ring of fire inilah
juga membuat Indonesia
memilikii 128 gunung berapi yang
masih aktif," tambahnya.
Pada bulan lalu, sudah terdapat
sebanyak 22 gunung berapi yang
aktif dan siap meletus kapan saja
serta memuntahkan lahar yang
dapat memicu bencana.
"Gesekan lempeng yang semakin
dinamis telah memicu kembali
aktifnya banyak gunung berapi di
Indonesia, dan bahkan yang telah
tertidur selama ratusan tahun,"
tuturnya.
Hal ini, kata dia, menunjukkan
bahwa masyarakat Indonesia
memang harus semakin
mengakrabkan diri dengan
bencana alam, mengingat kondisi
alam yang menuntutnya seperti
itu.
Hidup akrab dengan bencana ini
harus dimaknai sebagai kesiapan
dan kesiagaan masyarakat
Indonesia menghadapi bencana
yang bisa datang kapan saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar